LOADING

100%

BAGAIMANA JIKA ANAK ANDA KIDAL?

Sep 7, 2017

Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 13 Agustus adalah peringatan Hari Kidal Internasional. Ternyata populasi orang bertangan kidal adalah 10 persen dari total populasi yang ada. Cukup banyak juga ya, Moms ? Di Indonesia umumnya dikatakan tabu jika menggunakan tangan kiri untuk beraktivitas. Sehingga terkadang orang tua terus memaksa anaknya yang ‘ternyata’ kidal untuk terus menggunakan tangan kanannya secara lebih dominan dibanding tangan kiri.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. Alan Searleman dari St. Lawrence University di New York, kebiasaan menggunakan tangan kiri pada balita bukanlah kelainan atau cacat, melainkan pengaruh dari dominasi fungsi salah satu otak. Hingga sekarang belum diketahui secara valid mengenai penyebab mengapa seseorang kidal, penjelasan yang disimpulkan oleh sejumlah penelitian, lagi-lagi kembali pada faktor genetik. Meskipun menurut Dr. Alan Sealerman, seperti dikutip dari Lefthandersday banyak anak kidal yang memiliki ayah ibu tidak kidal.

Banyak kelebihan yang dimiliki anak kidal dibandingkan mereka yang tidak, beberapa di antaranya adalah anak kidal memiliki tingkat intelegent quotient (IQ) di atas rata-rata, mereka mampu berpikir secara holistik ketika dihadapkan dengan segudang tugas dan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah dinilai sangat baik. Jika ditelisik, banyak orang-orang ternama dalam sejarah yang bertangan kidal. Leonardo da Vinci, misalnya. Begitu juga dengan penulis Mark Twain, komposer Mozart, ilmuwan Marie Curie, fisikawan Nikola Tesla, dan filsuf Aristoteles. Tokoh di masa sekarang yang bertangan kidal ialah mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama, pendiri dan pemimpin perusahaan Microsoft Bill Gates, dan pemain bola Lionel Messi juga bertangan kidal.

Lantas, apakah benar kidal lebih cenderung menjadi jenius? Preferensi penggunaan tangan menjadi manifestasi dari fungsi otak dan berhubungan dengan kognisi seseorang. Hal itu temuat dalam Journal of Clinical and Experimental Neuropsychology volume 35, tahun 2013. Orang kidal rata-rata menunjukkan otak kanan yang lebih berkembang, khususnya dalam memproses penalaran spasial, dan kemampuan memutar representasi mental dari objek. Tidak hanya itu, korpus kolosum, buntalan sel saraf yang menghubungkan dua belah otak, cenderung lebih besar pada orang kidal. Kondisi ini menunjukkan bahwa beberapa orang kidal memiliki peningkatan konektivitas antara kedua belahan otak dan menjadi lebih unggul dalam memproses infomasi. Mengapa hal itu bisa terjadi? Tampaknya masih belum ditemukan penjelasan yang memadai. Namun, satu teori berargumen bahwa hidup di dunia yang dibentuk untuk manusia bertangan kanan memaksa orang kidal menggunakan kedua tangannya. Oleh karena itu, konektivitas kedua belahan otak menjadi lebih kuat.

Bagaimana mengetahui apakah anak anda kidal atau tidak? Meski sudah konsisten menggunakan salah satu tangan sejak usia 18 bulan, anak baru dapat dipastikan kidal setelah usianya melewati 3 tahun. Sebelum usia tersebut, anak masih bereksplorasi dengan kedua tangan. Baru pada usia 5 tahun, anak terlihat mantap dengan pilihan tangan yang lebih banyak ia gunakan. Kendati demikian, Moms dapat melakukan pengamatan sejak dini dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Tangan mana yang digunakan anak untuk meraih mainan yang diletakkan di depan mereka.
  • Tangan mana yang dipakai untuk menggosok gigi dan menyisir rambut.
  • Tangan mana yang digunakan untuk makan.
  • Tangan mana yang digunakan untuk mengaduk. Anak kidal biasanya mengaduk dengan arah yang berlawanan dengan arah putaran jarum jam.
  • Ketika menggambar, apakah anak memulai dari kanan.
  • Apakah anak lebih suka berdiri di atas kaki kiri ketika diminta berdiri di atas satu kaki.

Setelah Moms meyakini bahwa buah hati ternyata kidal, tidak usah berkecil hati. Kidal bukanlah suatu penyakit. Sebagai orang tua Moms dapat melakukan hal-hal berikut :

  • Ajarkan anak untuk menggunakan tangan kanan dalam konteks sosial, mengingat kita hidup di tengah budaya tangan kanan. Misalnya, ketika bersalaman dengan tamu, memberi atau menerima sesuatu dari orang lain.
  • Hindari memberi perintah/komando pada anak untuk menggunakan tangan kanan.
  • Hindari menegur anak di depan orang lain, jika ia terlanjur menggunakan tangan kiri. Anda dapat menegur anak nanti setelah tidak ada orang lain.
  • Hindari terlalu sering menasehati anak untuk menggunakan tangan kanan karena anak justru akan membentengi diri dan menolak sama sekali.
  • Pakai trik dalam mengajarkan keterampilan seperti mengikat tali sepatu. Caranya, duduk berhadapan dengan anak sehingga anak mudah meniru gerakan tangan kanan. Cara ini lebih efektif daripada duduk di samping anak.
  • Konsultasikan pada guru anak di sekolah tentang kondisi kidalnya agar guru juga dapat menyikapi dengan bijak dan membantu anak beradaptasi dengan dunia yang dominan kanan ini.

Banyak orang tua yang memaksakan anaknya yang kidal untuk terus berlatih menggunakan tangan kanannya. Hal ini seharusnya tidak dilakukan, karena kecenderungan seorang anak menggunakan tangan kiri atau kanan diatur oleh saraf otak, tidak dapat dipaksakan atau diatur semau kita sendiri. Jika Moms terus memaksa anak yang untuk menggunakan tangan kanannya hanya akan membuat anak frustrasi dan tidak percaya diri. Dukunglah supaya ia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, tidak merasa minder.


http://sains.kompas.com/read/2017/06/16/161157923/benarkan.orang.kidal.lebih.cerdas.dalam.matematika.
https://m.tempo.co/read/news/2013/08/14/060504336/ini-sebab-anak-bertangan-kidal
http://www.parenting.co.id/balita/anak+kidal
https://id.theasianparent.com/anak-kidal-ini-penyebabnya/2/

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali