LOADING

100%

MENGAJARKAN BAHASA ASING UNTUK ANAK, PERLU ATAU TIDAK?

Jan 17, 2018

Jika saat ini Moms memiliki anak yang memasuki usia pra-sekolah, biasanya sedikit bingung untuk menentukan sekolah jenis apa yang harus dipilih. Sekolah dengan bahasa pengantar bilingual biasanya juga menjadi salah satu alternatif. Karena bahasa asing yang ‘wajib’ dikuasai oleh orang Indonesia adalah bahasa Inggris, mengenalkan bahasa Inggris sejak dini kepada anak menjadi semacam keharusan. Sedini mungkin orang tua ingin anaknya bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Sebenarnya usia berapa yang tepat untuk mengenalkan bahasa asing kepada si kecil?

 

Menurut Barbara Zurer Pearson, penulis buku Raising a Bilingual Child, mengatakan, tak ada kata terlambat, atau terlalu cepat, untuk mengajarkan anak bahasa keduanya. "Belajar bahasa kedua itu lebih mudah untuk anak-anak di bawah 10 tahun, dan lebih mudah lagi untuk anak balita, dibandingkan dengan orang dewasa yang butuh upaya lebih besar untuk memelajarinya," tuturnya.

  • Waktu ideal untuk mengajarkan bahasa baru pada anak ini adalah sejak mereka lahir hingga usia 3 tahun. Rentang usia ini bertepatan dengan masa ketika anak memang belajar berbicara, dimana pikirannya masih terbuka dan fleksibel.
  • Usia 4 hingga 7 tahun juga menjadi waktu terbaik mengajarkan bahasa kedua untuk anak, karena mereka masih memproses beberapa bahasa dalam satu jalur. Artinya, mereka membangun sistem bahasa kedua bersamaan dengan yang pertama, dan belajar kedua bahasa tersebut seperti penduduk aslinya.
  • Anak di atas 7 tahun sebenarnya belum terlalu terlambat untuk belajar bahasa kedua. Sebab, waktu ideal ketiga untuk memelajari bahasa kedua adalah sekitar usia 8 hingga masa pubertas. Menurut penelitian, setelah memasuki pubertas, bahasa-bahasa baru akan disimpan dalam area yang terpisah di dalam otak. Sebagai hasilnya, anak harus menerjemahkan lebih dulu bahasa tersebut, atau menggunakan bahasa pertamanya sebagai jalur menuju bahasa baru.

Namun selain mengajarkan Bahasa Inggris, Moms jangan lupa untuk mengajarkan balita berbahasa Indonesia secara baik dan benar. Bahasa Indonesia merupakan bahasa ibu atau bahasa pertama anak. Ada beberapa alasan mengapa bahasa Indonesia itu penting:

  • Mengasah nasionalisme anak.
  • Konsep berpikir dan akademik anak lebih kuat jika pendidikan awal menggunakan bahasa Indonesia.
  • Penting untuk perkembangan akademik anak kelak.
  • Kemampuan anak berbahasa asing pun akan lebih efektif jika ia bisa berbahasa Indonesia dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Moms lakukan setiap harinya untuk mengenalkan bahasa ibu dan bahasa lainnya kepada si kecil :

 

  • Jangan bicara dengan bahasa bayi
    Satu tahun pertama dalam hidup bayi adalah masa terpenting untuk membangun pondasi bahasa. Bayi memproses struktur dan arti bahasa jauh sebelum mereka mulai belajar bicara. Timpali celotehan si kecil dengan kata-kata dan obrolan betulan. Meski ia belum bisa memahami arti kata-kata tersebut, bagian otaknya yang mengatur kemampuan bicara dan bahasa sudah terstimulasi saat Moms berbicara padanya. Makin banyak bahasa yang mereka dengar, makin berkembang bagian otak tersebut.

 

  • Bernyanyi, membaca, dan bermain
    Penuhi rumah  dengan musik dan nyanyian, obrolan, membaca buku keras-keras berbahasa Inggris. Jika kata-kata dihubungkan dengan rima dan melodi seperti dalam puisi atau lagu, anak-anak akan mengingatnya lebih mudah.

 

  • Konsisten menggunakan dua bahasa
    Hal terpenting yang harus diingat untuk membuat anak fasih berbicara dua bahasa adalah memastikan ia terekspos dua bahasa tersebut dengan jumlah waktu yang sama.

 

  • Pastikan Moms juga fasih
    Jika Moms belum fasih berbahasa Inggris,  Moms dapat mengambil kursus bahasa, atau belajar bersama dengan anak menggunakan materi seperti CD lagu anak-anak dalam bahasa Inggris, buku dongeng dua bahasa, atau menonton film dan video berbahasa Inggris dengan teks terjemahan bahasa Indonesia. Dengan cara ini, sembari si kecil belajar, Moms pun ikut belajar.

 

  • Terus gunakan agar tak lupa
    Anak-anak sangat mudah beradaptasi dan fleksibel secara kognitif, sehingga mereka cepat menangkap arti dari bahasa baru dan cepat merasa nyaman dengan bahasa tersebut dibandingkan dengan orang dewasa yang belajar bahasa. Kuncinya adalah gunakan terus. Pastikan bahasa tersebut tidak hanya dipelajari di kelas atau di kursus, melainkan juga dipakai dalam kehidupan anak sehari-hari.

 

  • Gunakan teknologi
    Video-video di YouTube tentang belajar bahasa bagi anak-anak juga dapat jadi alat bantu yang efektif. Pilihlah video yang edukatif dan mudah diserap anak-anak untuk mempelajari bahasa asing.

Memperkenalkan bahasa kedua pada anak membutuhkan beberapa jenis struktur, dan konsistensi. Konsistensi inilah yang penting, entah dilakukan dalam setiap percakapan sehari-hari atau dalam situasi yang lebih formal. Maksudnya, agar bahasa tersebut dipelajari dengan cara yang menarik dan penuh arti, sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Pada prinsipnya dalam penerapan dua bahasa/bilingual di rumah, gunakan berbagai kegiatan yang mengasyikkan, jangan bersifat memaksa supaya balita tidak merasa stress.

Artikel Untuk Bunda Lainnya

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali