LOADING

100%

PENTINGNYA ASI UNTUK KESEHATAN BAYI

Jun 15, 2017

Menjadi kewajiban seorang ibu untuk memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayi yang baru dilahirkannya. ASI yang diproduksi setelah bayi lahir disebut kolostrum, warnanya kuning pucat dan dianggap sebagai imunisasi pertama bagi bayi. Kaya akan kandungan protein, vitamin A, nitrogen, garam, sel darah putih dan beberapa antibodi tertentu. Memberikan ASI kepada bayi dalam kurun waktu 30 menit – 1 jam setelah kelahiran dikenal dengan istilah IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Tujuan IMD adalah :

  • Kontak kulit dengan kulit membuat ibu dan bayi lebih tenang dan meningkatkan ikatan kasih sayang ibu dan anak
  • Saat IMD, bayi menelan bakteri baik dari kulit ibu, yang akan membentuk koloni di usus dan kulit bayi sebagai perlindungan diri
  • Mengurangi pendarahan setelah melahirkan
  • Mengurangi anemia

Keajaiban ASI sebagai anugerah luar biasa dari Tuhan ialah kandungan ASI yang berbeda-beda menyesuaikan dengan kebutuhan bayi.

Kandungan ASI ibu yang melahirkan bayi usia kandungan normal akan berbeda dengan kandungan ASI pada ibu yang melahirkan bayi prematur. Seiring waktu, kandungan ASI juga berubah sesuai pertambahan usia bayi. Nutrisinya akan disesuaikan dengan kebutuhan bayi pada tiap tahap perkembangan. Di awal pemberian, kandungan ASI kaya akan air dan laktosa, sedangkan di akhir sesi menyusui, kandungan ASI akan lebih banyak didominasi oleh kalori dan lemak. Beberapa minggu kemudian, kandungan ASI akan lebih sedikit diisi dengan sel-sel darah putih tetapi lebih banyak enzim antibakteri yang bernama lisozim. Selama masa menyusui berlangsung, kadar enzim ini akan terus tinggi.

Dalam rangka menurunkan kematian dan angka sakit pada anak,

WHO (World Health Organization) dan UNICEF (United Nation Children Fund) merekomendasikan sebaiknya anak hanya mengkonsumsi ASI hingga usianya enam bulan.

Makanan padat seharusnya diberikan setelah anak berusia enam bulan dan pemberian ASI dilanjutkan sampai anak berusiai dua tahun (WHO, 2005). Di Indonesia dikenal istilah ASI eksklusif yakni tidak memberi makanan dan minuman kepada bayi selain ASI (kecuali obat, vitamin) sampai dengan usia bayi 6 bulan. Berikut kandungan zat yang terdapat dalam ASI dan manfaatnya :

  • Karbohidrat
    Berfungsi meningkatkan pertumbuhan badan dan jaringan otaknya. Kandungan karbohidrat ada di dalam laktosa. Kandungan laktosa pada ASI dua kali lipat lebih besar dibanding yang terkandung dalam susu formula. Penyerapan lebih sempurna dibanding pada susu formula, sehingga bayi terhindar dari diare.
  • Lemak
    1. Mengandung Omega 3 dan Omega 6 yang berfungsi sebagai pendukung nutrisi utama otak.
    2. Mengandung DHA dan ARA berfungsi membentuk jaringan saraf dan retina mata.

      Pada susu formula, tidak semua unsur tersebut terdapat dalam satu jenis susu. Biasanya masing-masing memiliki kekhususan di satu jenis susu saja. Tidak ada yang selengkap ASI.
  • Protein
    Kebutuhan protein bayi sangat besar. Fungsi protein membentuk dan mengganti sel tubuh yang telah mati.
  • Vitamin
    1. Vitamin A fungsi utamanya untuk indera penglihatan bayi
    2. Vitamin B fungsinya mencegah anemia, mencegah lambatnya perkembangan, kurang nafsu makan dan iritasi kulit
    3. Vitamin C fungsi utamanya untuk perkembangan syaraf
    4. Vitamin D fungsinya untu kekuatan tulang
    5. Vitamin E fungsinya untuk kesehatan kulit , penambah sel darah merah bayi
  • Mineral
    Kalsium merupakan mineral utama dalam ASI. Meskipun kadarnya lebih rendah dari susu formula, tapi daya serapnya lebih tinggi dibanding susu formula. Kekurangan kalsium akan menghambat pertumbuhan.

Dengan berbagai macam kandungan zat di dalamnya, bayi ASI eksklusif akan memiliki antibodi yang lebih baik sehingga terhindari dari berbagai virus dan bakteri yang mengancam. Bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan lebih, dapat mengembangkan berbagai penyakit menular, termasuk infeksi telinga, diare, penyakit pernafasan dan memiliki riwayat sering sakit. Serta, bayi yang tidak diberi ASI memiliki 21 persen lebih tingkat kematian. Studi di American Academy of Pediatrics, menunjukkan,

bahwa bayi yang tidak diberi ASI memiliki tingkat kematian yang tinggi, dan tingkat lebih tinggi terkena leukemia, kelebihan berat badan dan obesitas, tingkat kolesterol serta asma. 

Selain memberikan manfaat untuk bayi, ASI juga memberikan manfaat bagi si ibu yakni karena dengan menyusui bisa menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium serta kemungkinan risiko patah tulang dan osteoporosis setelah menopause. Selain itu, menyusui dapat meningkatkan ikatan ibu dengan bayi, dengan menyusui membantu bayi merasa lebih aman dan hangat. Dari sisi materi pun juga, biaya kesehatan tidak mahal karena bayi jarang sakit dan yang pasti tidak perlu mengeluarkan uang untuk beli susu formula yang harganya relatif tidak murah. Moms, selalu berikan ASI untuk buah hati tercinta ya…karena manfaatnya banyak sekali. Terutama buat calon ibu, persiapkan diri sejak dini untuk memberikan ASI eksklusif hingga usia bayi enam bulan.


Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali