LOADING

100%

BALITA ANDA SUSAH MAKAN? INI TIPSNYA!

Jun 16, 2017

Semua orangtua pasti pernah mengalami masa dimana si kecil susah makan. Pasti bikin kepala pusing ya Moms? Segala cara pasti diupayakan supaya si kecil mau makan. Dan rasanya pasti lega sekali ketika pada akhirnya si kecil mau makan. Tentunya hal ini didasari kekhawatiran jika si kecil kurang gizi atau nutrisi akibat asupan makanan yang kurang.

Pada umumnya, masalah susah makan ini dialami jika si kecil berusia 1 tahun.

Di usia ini pertumbuhan bayi mulai melambat dibanding sebelumnya, sudah mulai banyak aktivitas yang dilakukan sehingga selera makan menurun dan makan dalam porsi yang sedikit. Berikut beberapa permasalahan yang timbul berkaitan dengan perilaku suka makan :

    1. Menolak makan
      Anak biasanya memakan apa yang dibutuhkan. Ketika selama satu hari, anak anda benar-benar menolak makan, jangan hilang kesabaran. Dibandingkan memusingkan diri dengan asupan kalori yang kurang selama hari itu, sebaiknya anda menghitung asupannya selama satu minggu sebelumnya. Kerap kali orang tua merasa terkejut bahwa asupan makanan anaknya sebenarnya sudah terpenuhi.
    2. Hanya memilih makanan tertentu
      Perkenalkan makanan yang baru secara perlahan. Setelah disajikan beberapa kali, anak biasanya tertarik untuk mengonsumsinya. Sayuran merupakan salah satu jenis makanan yang kerap ditolak anak. Sajikan satu jenis sayuran saja, agar anak tidak kebingungan. Upayakan waktu  makan tidak berdekatan dengan waktu tidur, karena rasa lelah juga dapat memengaruhi keengganan anak mencoba makanan baru.
    3. Hanya mau makanan cepat saji
      Jangan menyimpan makanan cepat saji di rumah Anda. Sediakan makanan yang lebih sehat yang dapat lebih mudah diraihnya. Sajikan buah melon dengan campuran yogurt, atau jus buah yang dihiasi stroberi atau irisan pisang di atasnya. Pisang atau ubi yang dikukus juga bisa menjadi alternatif pengganti kentang goreng.

    4. Menolak makan setelah kemarin banyak makan
      Orang tua sebaiknya menghindari menyiksa diri untuk memaksa anak makan pada saat ini. Tentukan batas waktu untuk anak anda mengonsumsi makanan yang telah disediakan. Minta anak untuk makan tidak melebihi batas waktu yang telah Anda tentukan.
    5. Makan satu jenis makanan saja 
      Orang tua sebaiknya tetap tenang dan tetap menawarkan pilihan makanan lain, tanpa memaksa. Untuk anak yang sudah lebih besar, anda dapat mengatur strategi dengan mengajaknya ke supermarket. Minta dia untuk memilih dua jenis buah, dua jenis sayur, atau satu jenis camilan. Setiba di rumah, ajak dia menyiapkan makanan sebelum mengonsumsinya.
    6. Menolak makanan/minuman favorit secara tiba-tiba
      Jangan panik, hal itu mungkin hanya sementara. Namun bisa menjadi masalah, jika orang tua salah menanggapinya. Saat anak menolak hari ini, maka bukan berarti dia tidak akan suka  selamanya.
      Tetap tawarkan makanan yang ditolak anak pada hari berikutnya.
      Jika anak menolak minum susu, sebaiknya orang tua memberikan asupan gizi yang mengandung susu, seperti yogurt atau keju. Atau jika anak menolak sayur, seimbangkan asupan nutrisi dari buah- buahan untuk sementara.
      http://www.alodokter.com/anak-anda-susah-makan-coba-trik-ini

Asupan makanan yang bergizi amat penting untuk si kecil agar bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal. Karena itu pastikan bahwa menu yang disajikan bagi si kecil memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya.

Di usia 2-3 tahun, anak memasuki usia pra sekolah dan mempunyai resiko besar terkena  gizi kurang.

Pada usia ini anak tumbuh dan berkembang dengan cepat sehingga membutuhkan zat gizi yang lebih banyak, sementara mereka mengalami penurunan nafsu makan dan daya tahan tubuhnya masih rentan sehingga lebih mudah terkena infeksi dibandingkan anak dengan usia lebih tua. Zat gizi yang mereka perlukan adalah :

  • Karbohidrat berfungsi sebagai penghasil energi bagi tubuh dan menunjang aktivitas anak yang mulai aktif bergerak. Mereka biasanya membutuhkan sebesar 1300 kkal per hari.

  • Protein berfungsi untuk membangun dan memperbaiki sel tubuh dan menghasilkan energi. Mereka membutuhkan protein sebesar 35 gram per hari.

  • Mineral dan vitamin yang penting pada makanan anak adalah iodium, kalsium, zinc, asam folat, zat besi, vitamin A,B,C,D,E, dan K. Mineral dan vitamin ini berperan dalam perkembangan motorik, pertumbuhan, dan kecerdasan anak serta menjaga kondisi tubuh anak agar tetap sehat.

Buatlah catatan apakah nutrisi yang dibutuhkan balita anda sudah mencukupi. Jika masih merasa khawatir si kecil kekurangan nutrisi dan berat badan tidak kunjung bertambah secara signifikan, Moms bisa konsultasikan hal ini kepada dokter anak atau ahli gizi ya.


Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali