LOADING

100%

TIPS MUDIK LEBARAN BERSAMA BAYI

Jun 15, 2017

Menjadi idaman bagi setiap keluarga untuk dapat berkumpul dengan keluarga besarnya secara lengkap di hari lebaran. Sudah menjadi tradisi di Indonesia tiap lebaran diwarnai dengan aktivitas mudik. Mudik adalah singkatan dari bahasa Jawa mulih dhisik yang artinya pulang dulu. Bagi keluarga yang tinggal berjauhan, tidak dalam satu kota biasanya hal ini sudah dari jauh hari direncanakan, mengingat sulitnya mencari tiket dan bila menggunakan kendaraan pribadi harus mengatur watu yang tepat dan jalur mana yang ditempuh untuk mengantisipasi macetnya perjalanan. Apakah Moms saat ini memiliki bayi dan adayang ditempuh untuk mengantisipasi macetnya perjalanan. Apakah Moms saat ini memiliki bayi dan ada mudik lebaran nanti kita membawa bayi.

Usia yang ideal bagi si kecil untuk melakukan perjalanan jauh sebaiknya minimal 2 tahun. Nah, jika saat ini Moms memiliki bayi berusia kurang dari 2 tahun, apakah lebaran nanti bisa mudik? Sebelum memutuskan, simak beberapa hal berikut :

  1. Simak kegiatan si kecil, bagaimana jam tidurnya, bagaimana cara menenangkan jika dia rewel.
  2. Pilih moda transportasi yang sesuai
  3. Pertimbangkan jarak dan waktu perjalanan.
  4. Bayi harus dalam kondisi kesehatan yang prima jika hendak melakukan perjalanan jauh
  5. Jangan memaksakan diri untuk mudik, jika bayi dan juga orang tuanya tidak siap

Jika Moms merasa yakin bahwa si kecil mampu untuk melakukan perjalanan mudik lebaran nanti, berikut hal-hal yang harus disiapkan :

  1. Obat-obatan dan resep dokter
    Berkonsultasi ke dokter untuk menanyakan obat apa yang sebaiknya dibawa selama perjalanan. Mintalah resep cadangan jika obat tersebut tidak dijual bebas. Jangan lupa berikan minyak Telon Lang kepada bayi dan balita supaya tubuhnya terasa hangat dan terhindar dari masuk angin.
  2. Makanan dan minuman
    • Jika bayi sudah memasuki masa MPASI, jangan lupa membawa biskuit atau makanan instan khusus untuk MPASI. Sesuaikan jumlahnya dengan lama waktu perjalanan
    • Membawa termos berisi air panas untuk menyeduh bubur instan atau susu bubuk jika bayi anda sudah tidak minum ASI
    • Membawa air putih
  3. Perlengkapan makan dan minum
    Membawa mangkok/piring, sendok, botol susu. Bawa dengan jumlah lebih dari 2 untuk masing-masingnya, untuk mengantisipasi jika perjalanan molor dan tidak ada kesempatan untuk mencuci.
  4. Pakaian, popok
    Bawalah 4-5 stel pakaian, jaket, kaos kaki, topi. Selama perjalanan, sebaiknya bayi menggunakan popok sekali pakai dan jangan lupa membawa popok cadangan juga tissue basah untuk memudahkan jika bayi harus ganti popok selama perjalanan.
  5. Mainan
    Bawalah 2-3 mainan yang digemari si kecil. Jika dia mulai rewel atau gelisah ajak dia bermain atau bacakan dongeng. Biasanya hal ini cukup membantu supaya bayi kembali tenang lagi.

Moms juga perlu tahu berbagai hal dan resiko yang mungkin terjadi selama mudik jika menggunakan moda transportasi umum :

  1. Tertular penyakit
    Karena di angkutan umum, bayi akan bertemu dengan banyak orang sehingga rawan tertular penyakit seperti misal flu.
    Oleh karenanya, usahakan bayi bepergian dalam kondisi kesehatan yang prima.
  2. Rewel dan merasa tidak nyaman karena :
    • berada di suasana baru, banyak orang asing
    • merasa bosan
    • merasa lelah, tidak dapat beristirahat seperti biasa

      Supaya bayi tidak rewel ajak dia bermain, bacakan dongeng atau dendangkan lagu yang membuat dia merasa nyaman lagi. Tetapi jika rewel terus menerus, Moms harus lebih tanggap mungkin si kecil merasa ada yang tidak nyaman di tubuhnya.

Berikut moda transportasi yang bisa dipilih untuk melakukan perjalanan mudik bersama bayi anda :

  1. Pesawat
    Pastikan sebagai orang tua membawa baju hangat, kaos kaki, dan lainnya karena di dalam pesawat cukup dingin untuk si kecil. Nah, bawa juga minyak Telon Lang untuk menghangatkan badannya. Ketika lepas landas dan mendarat, usahakan si bayi dalam keadaan sedang menelan. Bisa dengan memberikan ASI langsung, memberikannya air atau sekedar dot. Ini untuk menyeimbangkan tekanan dalam telinga guna mencegah kerusakan gendang telinga. Tapi mulut, hidung, serta telinganya sebaiknya dalam keadaan terbuka.
  2. Darat dengan bis atau kereta api
    Pilih yang jarak antar tempat duduknya lebih luas sehingga kaki bisa lebih leluasa bergerak. Jika perjalanan jauh, lebih baik beli 1 kursi tambahan buat anda meletakkan keranjang khusus bayi. Jika bis menggunakan AC, kenakan jaket dan baju hangat serta gosokkan minyak Telon Lang di perut dan punggung bayi anda.
  3. Darat dengan mobil pribadi
    Perjalanan mudik dengan mobil pribadi lebih mudah dan fleksibel dalam mengatur waktu. 
    Usahakan berangkat di malam hari saat bayi tertidur. Pilih bangku tengah agar si bayi tidak terlalu terganggu dengan goncangan. Dan berhenti istirahat sekitar 3 atau 4 jam sekali untuk membawa bayi keluar dan menghirup udara segar
  4. Kapal laut
    Pilih kelas kabin karena memiliki kamar dan ada tempat tidur khusus yang bisa digunakan untuk istirahat. Jangan lupa juga membawa minyak Telon Lang yang bisa menghangatkan dan membuat si bayi lebih nyaman.

Selamat mudik lebaran, semoga perjalanan lancar dan si kecil sehat selalu ya Moms 


Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali