LOADING

100%

APA ITU VAKSIN JAPANESE ENCHEPALITIS?

Feb 21, 2018

Pemerintah menambahkan 3 vaksin baru pada tahun 2017 yaitu Measles dan Rubela (MR), Japanese Encephalitis (JE) dan Pnemokukus. Yuk Moms kita kupas lebih jauh tentang vaksin JE!.

Tidak hanya demam berdarah dan virus zika yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, Japanese encephalitis adalah penyakit radang otak akibat virus dimana penularan virus ini terjadi jika manusia tergigit nyamuk Culex tritaeniorhynchus yang terinfeksi. Persawahan dan area irigasi merupakan habitat nyamuk ini.

Indonesia merupakan negara Asia yang menjadi daerah endemik infeksi JE ini. Penyakit ini  bisa berdampak fatal yaitu menyebabkan kelumpuhan hingga kematian jika terlambat diobati. Sayangnya, sampai saat ini belum ada obat penyembuh untuk penyakit tersebut. Langkah penanggulangan yang terjamin bisa mencegah penyebaran infeksi adalah lewat vaksinasi.

            Gejala muncul 5-15 hari setelah gigitan nyamuk yang terinfeksi virus. Gejala awal berupa demam, menggigil, sakit kepala, lemah, mual, dan muntah. Demam tinggi mendadak, sakit kepala, kaku di tengkuk, disorientasi, koma, kejang, bahkan kelumpuhan juga bisa terjadi jika sudah mengalami gejala berat. Gejala kejang sering terjadi terutama pada anak, sedangkan sakit kepala dan kaku pada tengkuk terutama pada dewasa.

Vaksin JE berfungsi untuk melindungi Anda dari penyakit sebelum benar-benar terinfeksi. Cara kerja virus JE ini adalah dengan membentuk antibodi dengan cara merespon sistem imun tubuh. Antibodi tersebut akan melawan virus sebelum menyebar dan menyebabkan penyakit. Vaksin ini perlu diberikan kepada orang dewasa (> 17 tahun)  2 kali, dengan jarak antar pemberian vaksin per 28 hari.

Lalu apakah setiap orang harus mendapatkan vaksinasi JE? Vaksin Japanese encephalitis sudah bisa diberikan kepada bayi yang berusia 2-12 bulan. Vaksin ini juga disarankan untuk anak yang sudah beranjak dewasa serta orang dewasa yang belum pernah divaksin sewaktu bayi.

Berikut adalah kelompok orang yang harus melakukan vaksin japanese encephalitis:

  • Turis dari luar negeri atau dari luar kota (non-endemik) yang akan tinggal selama lebih dari 1 bulan di daerah endemik tersebut.
  • Turis yang sering datang ke tempat berkembangnya virus untuk menetap selama kurang dari 1 bulan.
  • Pemberian vaksin Japanese encephalitis sebaiknya dilakukan dalam 10 hari sebelum keberangkatan.
  • Jika tidak ada rencana untuk bepergian ke daerah endemis, vaksin JE tidak perlu dilakukan.

Sama seperti jenis obat-obatan lain, vaksin JE juga memiliki efek samping yang mungkin saja terjadi, seperti:

  • Muncul bercak merah dan bengkak pada kulit yang disuntikkan vaksin
  • Demam, biasanya hal ini banyak dialami anak-anak. Namun, pada kebanyakan kasus, hal ini bukan hal yang berbahaya.
  • Kepala pusing dan sakit pada otot, biasanya hal ini terjadi pada orang dewasa.
  • Bila si kecil mengalami efek samping yang berlebihan, maka segera periksakan ke dokter untuk diketahui lebih lanjut.
  • Pastikan juga Moms dan keluarga tidak memiliki alergi terhadap vaksin Japanese encephalitis sebelum mendapatkannya.

Seperti penyakit akibat gigitan nyamuk lain, Japanese encephalitis bisa dicegah dengan cara menghindari gigitan nyamuk. Jika Moms tinggal di daerah endemik, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk terhindar dari gigitan nyamuk Culex :

  • Pasang kelambu di tempat tidur
  • Menggunakan pakaian yang menutup tubuh jika sedang beraktivitas di luar rumah
  • Hindarkan barang-barang menumpuk di rumah yang membuat nyamuk suka bersarang
  • Pasang kawat anti nyamuk atau kasa pada pintu dan jendela kamar.
  • Sebisa mungkin menghindari kegiatan di malam hari di area pertanian atau persawahan yang banyak nyamuk Culex
  • Menggunakan tanaman herbal di sekeliling rumah. Yang umum sering digunakan adalah bunga lavender.
  • Jangan lupa selalu oleskan Telon Lang Plus dari Cap Lang yang mengandung kandungan alami Natural Rhodinol yang efektif selama 10 jam meliundungi si kecil dari gigitan nyamuk.

Karena hingga saat ini belum ada pengobatan spesifik, maka pengobatan yang diberikan untuk penderita JE adalah berdasarkan gejala yang diderita pasien, seperti istirahat, pemenuhan kebutuhan cairan harian, pemberian obat pengurang demam dan nyeri. Bila timbul gejala gangguan saraf atau komplikasi lain disarankan segera lakukan pengecheckan ke dokter agar dapat penanganan lebih lanjut. Sebisa mungkin hindarkan keluarga dari gigitan nyamuk, dengan selalu menjaga kebersihan rumah dan berpola hidup sehat.

Artikel Untuk Bunda Lainnya

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali