LOADING

100%

APAKAH TUMBUH KEMBANG SI KECIL TELAH SESUAI?

Oct 4, 2018

Masa pertumbuhan bayi hingga balita adalah masa-masa yang membahagiakan sekaligus menegangkan. Dibilang menegangkan karena pada masa itu si kecil mengalami pertumbuhan dan perkembangan secara pesat. Baik dari sisi fisik, kecerdasan dan banyak hal lainnya. Di masa itu, Moms harus terus memperhatikan perkembangan si kecil secara intens. Jika ada yang nampak tidak beres atau tidak sesuai dengan yang seharusnya, jangan ragu untuk bertanya kepada pihak lain yang lebih ahli.

Penting bagi Moms untuk mengetahui tahapan tumbuh kembang si kecil. Berikut adalah tahapan tumbuh kembang bayi usia 0-12 bulan :

- USIA 1 BULAN

Ia mampu mengangkat kepala, merespon suara, memandang wajah, dapat melihat pola hitam dan putih.

- USIA 2 BULAN

Mengoceh dengan suara mirip dengkuran, memandang objek bergerak, dapat menegakkan kepala dalam waktu singkat.

- USIA 3 BULAN

Tersenyum dan tertawa, menahan kepala dengan stabil, mengenali wajah dan aroma tubuh.

- USIA 4 BULAN

Dapat menegakkan kepala dengan stabil, dapat menahan berat badan dengan kaki, mengoceh ketika diajak berbicara, bisa melakukan semacam push up kecil

- USIA 5 BULAN

Dapat membedakan warna yang pekat, mampu berguling, dapat menghibur dirinya sendiri dengan memainkan tangan dan       kaki.

- USIA 6 BULAN

Menoleh ketika ada suara atau obrolan, meniru suara, bermain ludah, dapat berguling dua arah.

- USIA 7 BULAN

Duduk tanpa dibantu, dapat meraih benda dengan gerakan menyapu, meniru suara orang bicara

- USIA 8 BULAN

Bisa menyebut papa, mama atau panggilan lain untuk orang terdekatnya, mulai merangkak, bisa memindahkan benda dari tangan satu ke tangan yang lain.

- USIA 9 BULAN

Sudah mulai bisa memadukan ocehan dan menirukan kata-kata, berdiri sambil berpegangan pada benda lain, bisa melempar, menjatuhkan atau meraih benda.

- USIA 10 BULAN

Dapat melambaikan tangan, mengambil benda dengan gerakan menjepit, merangkak dengan baik sambil menjelajahi rumah.

- USIA 11 BULAN

Dapat membedakan sapaan papa dan mama dengan tepat, bisa bermain ci luk ba, dapat berdiri sendiri tanpa berpegangan selama beberapa waktu.

- USIA 12 BULAN

Meniru aktivitas orang lain, mulai mengocehkan kata-kata dengan suara, menunjukkan keinginan dengan bahasa tubuh.

Perkembangan setiap anak dapat berbeda-beda dan sedikit keterlambatan dalam mencapai tahapan tersebut masih dapat ditoleransi. Namun, ada pula keterlambatan perkembangan yang perlu dicermati dan diwaspadai oleh para orangtua.

Ada beberapa aspek dalam perkembangan anak, yang dapat terjadi pada satu atau lebih aspek. Pengenalan keterlambatan perkembangan sejak dini sangatlah penting. Karena semakin cepat diterapi, semakin baik pula hasilnya.

  • Bicara

Terlambat bicara adalah jenis gangguan perkembangan yang paling sering terjadi pada anak. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan hal ini, yaitu:

- Paparan terhadap lebih dari satu bahasa (bilingual atau trilingual)

- Gangguan belajar

- Kelainan pada otot sekitar lidah dan mulut

- Kelainan pendengaran (infeksi telinga, masalah pada saraf pendengaran, penggunaan obat-obat tertentu, trauma, atau kelainan bawaan)

  • Penglihatan

Sampai usia enam bulan, penglihatan bayi masih belum sempurna. Namun selepas usia tersebut, penglihatan anak akan berangsur membaik. Kelainan penglihatan umumnya mulai terlihat ketika anak memasuki bangku sekolah dan dapat disebabkan oleh:

- Kelainan refraksi (rabun jauh, rabun dekat, astigmatisme)

- Mata malas atau disebut juga ambliopia

- Katarak

- Retinopati (kelainan pada retina)

- Juling

  • Keterampilan motorik

Terdiri dari motorik kasar (duduk, merangkak, berjalan) dan motorik halus (menggenggam, menulis). Umumnya bayi yang lahir prematur dapat mengalami keterlambatan pada bidang ini. Selain itu, keterlambatan dapat terjadi karena :

- Ataksia (kelainan koordinasi otot rangka)

- Cerebral palsy

- Miopati (kelainan pada otot)

- Kelainan penglihatan

- Spina bifida (kelainan pada saraf tulang belakang)

  • Keterampilan sosial emosional

Anak-anak dapat mengalami kesulitan dalam berinteraksi, baik dengan sesama anak lainnya maupun dengan orang dewasa. Hal ini disebabkan oleh:

- Kurangnya perhatian orangtua atau pengasuh

- Gangguan kognitif

- Autisme

- Keterampilan kognitif

  • Gangguan kecerdasan dan berpikir ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

- Kelainan genetik (misalnya sindrom Down)

- Terpapar toksin atau alkohol selama dalam kandungan

- Autisme

- Gangguan belajar

- Kurangnya perhatian orangtua atau pengasuh

- Penyakit yang dialami semasa bayi (misalnya kejang atau ayan)

Jika Moms menjumpai keterlambatan tersebut pada si kecil, segera lakukan konsultasi dengan ahlinya untuk mendapat penanganan atau terapi lebih lanjut sehingga hal tersebut dapat segera tertangani dan si kecil dapat bertumbuh kembang dengan baik.

http://sayangianak.com/wp-content/uploads/2014/08/tahap-perkembangan-anak-3.jpg

https://id.theasianparent.com/perkembangan-bayi/

https://www.liputan6.com/health/read/3032078/yuk-kenali-tumbuh-kembang-bayi-dari-0-12-bulan

https://www.klikdokter.com/rubrik/read/2699837/inilah-penyebab-tumbuh-kembang-si-kecil-tidak-sesuai-usianya

Artikel Untuk Bunda Lainnya

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali