LOADING

100%

INI PENYAKIT YANG SERING MENYERANG BAYI DAN BALITA

Jan 8, 2018

Memiliki bayi dan balita sangatlah menyenangkan, tingkahnya yang lucu dan menggemaskan membuat Moms selalu ingin melihat si kecil sehat dan terbebas dari berbagai penyakit. Dibandingkan dengan orang dewasa, bayi dan balita lebih rentan terhadap panyakit. Ada penyakit yang ringan dan biasa, tapi Moms harus  tetap waspada karena penyakit ringan tersebut bisa berdampak bahaya pada bayi atau balita. Penyakit apa sajakah yang sering meyerang bayi dan balita, dan bagaimana pertolongan pertamanya?  Berikut adalah lima diantaranya:

Diare

Diare adalah problem kesehatan yang paling sering terjadi pada bayi dan balita. Penyebabnya adalah infeksi bakteri, sensitif terhadap beberapa jenis makanan. Jika dalam 24 jam kondisi si buah hati tidak membaik, apalagi disertai muntah dan demam, segera hubungi dokter anak. Moms bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang dengan cara perbanyak asupan cairannya seperti air putih atau oralit untuk

Demam

Demam bisa disebabkan oleh infeksi, tumbuh gigi, atau mengalami kenaikan suhu setelah imunisasi. Jika bayi memiliki suhu 38°C berusia dibawah 3 bulan dan berusia 3-6 bulan memiliki suhu 38.3°C segera hubungi dokter, melalui pengukuran suhu lewat anus. Moms bisa mengompres kepala dan tubuh bayi dengan menggunakan kain basah atau kompres siap pakai. Berikan ASI dan jangan perhatikan pakaiannya, jangan terlalu tebal atau berlapis-lapis.

Sembelit

Amati anak saat buang air besar adalah cara yang mudah untuk mendeteksi sembelit. Ada kemungkinan si kecil mengalami sembelit jika ia selalu menangis saat BAB dan feses nya berbentuk padat dan cukup keras. Menambahkan asupan cairan yang berasal dari ASI atau jus buah biasanya akan membantu meringankan tanda-tanda sembelit. Hubungi dokter anak segera jika kondisi si kecil tidak membaik.

Ruam

Kulit kering, lecet, infeksi, atau alergi merupakan penyebab ruam pada kulit bayi. Kulit bayi sangat sensitif, sehingga lebih rentan ternadap penyebab ruam. Untuk menghindari ruam akibat pemakaian popok, jangan biarkan popok basah terlalu lama. Jika popok sudah penuh, segera ganti dengan yang baru. Gunakan lotion khusus bayi atau baby oil untuk mengatasi kulit kering bayi.

Batuk

Penyebab batuk pada bayi dan balita adalah infeksi virus. Jika batuk disertai dengan demam sedang, kemungkinan disebabkan oleh infeksi virus. Para ahli kesehatan anak mengingatkan bahwa obat batuk sebaiknya tidak diberikan kepada bayi yang berusia dibawah 4 bulan. Moms bisa menggantinya dengan ASI lalu pantau kondisi demamnya, segera hubungi dokter jika dalam beberapa hari tidak membaik. Moms harus waspada karena beberapa batuk dapat juga disebabkan oleh infeksi bakteri dan biasanya kondisi ini jauh lebih berbahaya dibanding batuk yang disebabkan oleh infeksi virus.

 

Menurut Palak Shroff, MD, dokter keluarga dari University Hospitals Family Medicine, Painesville, Amerika Serikat : daya tahan anak berkembang sejalan dengan usianya. Jadi, semakin sering ia terpapar bakteri atau virus di luar, daya tahan tubuhnya akan semakin kuat.

Agar anak tidak mudah sakit, Moms dapat lakukan hal berikut :

Memberikan ASI

Bayi yang mendapat ASI akan menerima kolostrum yang kaya akan karbohidrat, protein, dan antibodi. Pemberian ASI secara rutin hingga sekitar satu tahun ke depan, akan mentransfer sistem kekebalan tubuh ibu ke anak

Vaksinasi

Pastikan anak mendapatkan semua imunisasi dasar supaya bisa terhindar dari beberapa jenis penyakit yang berbahaya, mulai dari pertusis, campak, gondong, hepatitis, cacar air, dan lain-lain. Vaksinasi flu dapat diberikan ketika bayi berusia minimal 6 bulan.

Beri asupan gizi yang baik

Anak perlu menyantap menu yang seimbang dengan komposisi sayuran dan buah yang tinggi. Asupan antioksidan, vitamin, dan mineral yang banyak terdapat dalam sayur dan buah-buahan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuhnya.

Biasakan tidur dengan teratur

Kalau anak (dan orangtua) tidak cukup beristirahat, tubuh akan kehilangan mekanisme pertahanan alaminya, sehingga begitu penyakit datang daya tahannya tidak akan kuat.

Ajak berolahraga

Aktivitas fisik akan membuat sirkulasi darah lebih lancar. Kinerja paru-paru dan jantung pun akan jadi lebih baik, sehingga otomatis daya tahan tubuh makin kuat.

Perhatikan kebersihan

Ajari anak kebiasaan mencuci tangan yang baik sebelum makan dan sesudah ke kamar mandi. Selain itu, biasakan juga mereka menutup mulutnya ketika batuk. Agar tidak mudah terkena gangguan tenggorokan, ganti sikat giginya secara berkala.

Lindungi dari asap rokok

Anak bisa jadi lebih mudah sakit jika terkena paparan asap rokok. Jangan abaikan juga soal second hand smoke. Jangan biarkan anak mengunjungi tempat yang sering dikunjungi para perokok.

Selamat mencoba tips di atas ya Moms!

Artikel Untuk Bunda Lainnya

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali