LOADING

100%

PENYEBAB SESAK NAPAS PADA BALITA

Dec 7, 2017

Ada beberapa penyebab sesak napas pada bayi dan balita. Moms mungkin pernah juga melihat jika si kecil sedang batuk pilek, napasnya kelihatan berat dan lebih cepat dibanding biasanya. Sebenarnya apa saja penyebab sesak napas pada balita dan bagaimana mengatasinya?

Sesak napas merupakan tanda awal gagal napas. Penyebab sesak napas sangat bervariasi, diantaranya:

1.      Proses infeksi

Sesak napas karena proses infeksi paru atau biasa disebut dengan pneumonia merupakan penyebab kematian utama anak usia kurang dari 5 tahun. Biasanya diawali dengan batuk, pilek dan panas badan, lalu diikuti dengan sesak napas yang makin berat.

2.      Alergi saluran napas termasuk asma

Menurut penelitian, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit asma, diantaranya:

  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit asma
  • Alergi atopik (kondisi yang berkaitan dengan alergi, misalnya alergi makanan dan eksim)
  • Memiliki riwayat infeksi paru-paru saat masih kecil
  • Berat badan saat lahir di bawah normal (< 2kg)
  • Kelahiran prematur, terutama jika membutuhkan ventilator.
  • Terpapar asap rokok saat masih kecil. Pada kasus ibu yang merokok saat hamil, risiko anak untuk menderita asma akan meningkat.

3.      Tersedak benda asing

Jangan sepelekan tersedak, bahkan ada beberapa kasus dimana penderita meninggal karena tersedak benda asing.

4.      Kelainan bawaan saluran napas

Kelainan bawaan yang terjadi pada saluran napas, bisa terjadi pada hidung, tenggorokan (faring, laring, trakea, bronchus) dan paru-paru (bronchiolus, alveolus). Sesak napas yang tiba-tiba seperti tersedak benda asing. 

Hal-hal yang harus diperhatikan supaya Anda dapat mengenali sesak napas pada anak, yaitu:

1.      Penampilan

Anak akan terlihat gelisah dan lebih rewel pada stadium awal sesak, kemudian Anak akan tampak lemah dan mengantuk jika sudah mengalami sesak yang lebih berat.

2.      Upaya napas

Lihat frekuensi napas anak, anak akan terlihat napas lebih cepat dari biasanya jika mengalami sesak disertai selain itu cuping hidungnya kembang kempis. Pada penyakit tertentu dapat terdengar suara napas ngorok. Pada keadaan lebih lanjut maka frekuensi napas malah akan berkurang dan tarikan dinding dada melemah sampai menghilang yang menandakan anak dalam kondisi sangat lelah dan akhirnya dapat terjadi henti napas.

3.      Peredaran darah kulit

Gangguan peredaran darah kulit terjadi pada keadaan sesak napas berat, gejala paling ringan adalah kulit telapak tangan dan kaki menjadi pucat dan berkeringat dingin, bercak kebiruan akan timbul pada kondisi yang lebih berat, dan bila pada kondisi ini tidak diberi bantuan napas memadai, maka kulit tampak kebiruan merata, terutama di ujung jari dan telapak tangan serta kaki dan sekitar mulut.

Pertolongan pertama yang harus di lakukan untuk mengatasi jika anak sesak napas:

  • Segeralah mencari tempat senyaman mungkin jika anak mengalami sesak nafas. Bawa anak ke ruangan dengan suasanya yang nyaman dan tenang, hal ini dapat segera mengembalikan kondisi si kecil.
  • Posisikan anak dengan keadaan duduk atau setengah duduk dengan disandarkan ke bantal. Jangan pernah memposisikan anak yang sesak napas dengan posisi tidur, karena hal ini justru akan menyumbat saluran pernapasannya dan membuat keadaan asma menjadi semakin parah.
  • Jangan pernah merasa panik ketika anak mengalami sesak napas. Bila perlu hibur/ajaklah anak berbicara untuk menenangkannya.
  • Berikan air minum hangat agar si kecil tenang.
  • Longgarkan pakaiannya supaya ia tidak merasa sesak. Bila perlu, berikan bronkhodilator seperti salbutamol untuk meringankan sesaknya.
  • Jika si kecil menderita asma, sediakan obat semacam pereda hirupan atau nebuliza.
  • Bentuk pertolongan pada bayi yang mengalami sesak napas akibat tersedak benda asing dapat dilakukan dengan meletakkan bayi tengkurap di atas pangkuan dengan posisi kepala lebih rendah. Tahan kepala bayi dengan memegangnya di kedua pipi untuk memastikan jalur napas terbuka. Berikan lima tepukan lembut tapi tegas di antara kedua tulang belikat bayi.

Tetapi Mom tetap harus berkonsultasi kepada dokter walaupun sudah melakukan pertolongan pertama tersebut yaa.

Artikel Untuk Bunda Lainnya

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Telon

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Minyak Kayu Putih

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Telon Lang Plus

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Dipercaya Ibu

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Perlindungan 12 Jam

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Menghangatkan Tubuh Bayi

Kembali