Penyebab Perut Kembung Pada Bayi yang Jarang di Sadari | Telon Lang

Penyebab Perut Kembung Pada Bayi yang Jarang di Sadari

March 13, 2019

Moms, pernahkah memerhatikan berapa kali si kecil kentut dalam sehari? Perut bayi memang memiliki banyak gas dan wajar saja jika ia buang angin 13-21 kali setiap harinya. Lalu bagaimana membedakan bayi mengalami perut kembung atau tidak?

Kondisi bayi kembung seringkali dianggap normal dan tidak berbahaya. Tapi tahukah moms, bahwa kondisi ini bisa menjadi gejala untuk penyakit yang lebih serius jika tidak ditangani dengan cepat. Moms perlu mengetaui penyebab perut kembung pada bayi dan melakukan pencegahan agar si kecil tidak rewel sepanjang hari.

Umumnya bayi kembung dapat dikenali dengan beberapa gejala, antara lain:

  • Perut bayi akan terasa keras saat ditekan
  • Perut bayi menjadi besar dari biasanya
  • Sering rewel dan menangis tanpa sebab
  • Bayi sering menarik atau mengangkat kaki ke arah perut
  • Bayi lebih banyak bergerak dari biasanya
  • Bayi mengalami kesulitan tidur

Meski beberapa gejala seperti diatas biasa terjadi pada bayi yang mengalami perut kembung, moms juga perlu memerhatikan dari segi makanannya. Memberikan asupan sayuran untuk si kecil memang bagus, tapi tidak semua sayuran dapat di konsumsi secara berlebihan. Misalnya brokoli dan kol, meski sehat namun jika dikonsumsi secara berlebih, kedua sayuran ini dapat menyebabkan perut kembung pada bayi.

Selain makanan yang sudah dapat dikonsumsi oleh bayi, adapula bagi moms yang masih memberikan asupan ASI juga harus memerhatikan pola makannya. Sebaiknya mengurangi atau menghindari makanan yang akan membentuk gas setelah dikonsumsi, seperti kubis, kembang kol, brokoli, bawang dan kentang.

 

Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

 

Setelah mengetahui beberapa gejala penyebab perut kembung pada bayi, moms juga wajib mengetahui cara mengatasi perut kembung pada bayi yang dapat dilakukan sendiri dirumah, seperti berikut:

  1. Mengajak bermain

Selain melatih kecerdasan dan gerak motorik anak, dengan mengajak si kecil bermain juga dapat mengatasi perut kembung yang biasanya mampu mengeluarkan gas dengan sendirinya.

 

  1. Menepuk punggung bayi dengan lembut

Menepuk punggung bayi dengan lembut biasanya dilakukan setelah bayi selesai minum ASI. Moms dapat melakukan cara ini dengan menggendong si kecil selama satu menit hingga bayi bersendawa dan gas dalam perut bayi keluar.

 

  1. Menggosok perut secara perlahan

Melakukan pijatan atau menggosok perut si kecil secara perlahan tidak hanya dilakukan setelah si kecil selesai mandi. Moms dapat melakukan pijatan lembut di sekitar perut si kecil dengan menggunakan minyak telon. Rasa hangat dari minyak telon mampu membantu perut bayi merasa hangat dan nyaman, sehingga gas dalam perut bayi lebih cepat keluar.

 

Selain itu, moms jangan sampai telat memberikan si kecil susu. Cara ini meminimalkan kemungkinan perut pada bayi mengalami masuk angin akibat kelaparan dan terus menerus menangis, sehingga menelan banyak udara ke dalam perut si kecil.

Jika si kecil menunjukkan gejala demam hingga kesulitan buang air besar, segeralah konsultasikan dengan dokter anak.

Kembali